Cara sederhana melihat betapa Allah itu Maha Adil.
Saya adalah tipe orang yang makannya banyak. Saya ndak merasa kenyang kalau belum menghabiskan 2 piring lebih. Itupun harus porsi besar. Suatu ketika saya makan bersama seorang teman. Teman ini makannya sedikit. Bahkan teramat sedikit. Sepiring aja tidak penuh, paling separonya.
Anda bisa lihat, tidak ada orang yang sekonyong-konyong langsung sukses. Bahkan seorang pangeran yang lahir dari keluarga kerajaanpun tetap saja ada proses dalam hidupnya. Dari yang semula hanya bayi mungil yang tidak tahu apa-apa hingga kemudian bisa menjadi raja yang berwibawa dan disegani baik kawan maupun lawan.
Itu semua ada prosesnya.
Salah satu cara untuk sukses berbisnis adalah dengan memiliki contoh untuk ditiru. Contoh ini jangan banyak-banyak, tetapi cukup satu bisnis saja. Amati benar-benar setiap gerak, langkah, karakter yang dilakukan bisnis yang anda jadikan contoh tersebut. Untuk kemudian anda terapkan pada bisnis anda.
Meminta pendapat orang lain boleh-boleh saja. Namun ketika pendapat yang disampaikan oleh orang lain tersebut kemudian dijadikan acuan, maka disitu letak permasalahannya. Karena kerapkali pendapat yang disampaikan oleh orang tersebut tidak berpijak pada landasan yang tepat.
Banyak alasan mengapa seseorang lebih suka menggunakan software gratisan walaupun bajakan. Padahal dia tahu bahwa menggunakan software bajakan itu dilarang oleh Undang-undang Negara maupun agama. Alasan paling sering adalah karena dia butuh dan tidak punya cukup bujet untuk membeli yang asli.
Saya tiba-tiba teringat kepada peristiwa sederhana belasan tahun yang lalu ketika saya kuliah. Saat itu kita mengadakan Study Excursie ke sebuah Perusahaan Karoseri di wilayah Pasuruan Jawa Timur. Kalau ndak salah namanya Tugasanda. Saat itu kita dimintai memberikan masukan terhadap sistem kerja disana. Padahal kita cuman sekumpulan mahasiswa culun yang ndak tau apa-apa.
Pernahkah anda memiliki perasaan malu saat akan tampil dikarenakan disana ada teman anda yang memperhatikan ? Kalau saya sih sering. Entah itu mau tampil di panggung ataukah mau tampil di medsos dengan membagi konten karya kita misalnya.
Padahal belum tentu juga si teman tersebut akan mentertawakan kita.
Pernah merasa sangat malu terhadap kekeliruan yang pernah engkau lakukan dalam hidupmu ? Yang dengan rasa malu yang engkau rasakan tersebut membuatmu jadi minder dan tidak lincah lagi untuk bergerak atau kadang malah hanya diam ?
Jangan sampai terjadi.
Anda seorang pebisnis ? Jika iya, sudah pasti anda membutuhkan ilmu bisnis. Salah satu cara mendapatkan ilmu bisnis adalah dengan memiliki seorang coach. Selain alasan ilmu, dengan memiliki coach anda juga serasa memiliki pendamping untuk menjalankan bisnis anda. Anda merasa tidak sendiri.
Namanya menjalankan perusahaan, pasti adakalanya anda harus mengambil keputusan, disitu anda perlu teman diskusi yang tepat. Yang mengerti anda, mengerti ilmu bisnis, dan mengerti akan cara kerja perusahaan anda.