PERSONAL BRANDING DAN KEBIASAAN
Pernahkah anda mendengar istilah personal branding ? " Personal branding adalah bagaimana diri anda dipersepsikan oleh orang lain." (Patria A. Wijaya, Brand enthusiast ).
Mencoba Menguak Rahasia Kesuksesan Fundraising Digital Narasi.TV – Najwa Shihab.
Disaat mayoritas dunia industry sedang lesu terkena dampak dari Pandemi Global Covid-19 ini ternyata masih ada beberapa orang yang berhasil menorehkan prestasi gemilang, terutama jika dikaitkan dengan pengumpulan dana sosial kemasyarakatan. Yang paling fenomenal sampai saat ini masih dipegang oleh Narasi.TV yang digawangi oleh Najwa Shihab.
Biasanya di medsos selalu ada saja orang yang rese. Seringkali orang yang rese membuat kita down. Ucapan-ucapan komen mereka yang tidak mengenakkan seringkali bikin kita marah. Namun kita harus siap untuk segala kemungkinan tersebut. Itu merupakan ujian bagi kita dari Allah.
Kita tidak bisa mengontrol dia. Menasehati juga kemungkinan besar tidak akan digubris sama dia. Apalagi kita tidak kenal. Paling-paling juga mental dan malah bikin kita tambah sakit. Susah… Karena pada dasarnya orang seperti itu adalah orang yang sakit kejiwaannya. Jangan dilayani.
Segala puji bagi Allah yang ilmu-Nya meliputi segala sesuatu. Tidak ada satupun di alam semesta ini yang tidak atas sepengetahuan Allah. Tidak ada satupun makhluk thithit thuit apapun itu dari yang paling besar makro kosmos sampai dengan makhluk yang paling kecil mikro kosmik yang tidak terlihat oleh mata manusia, yang bukan merupakan kehendak Allah dalam menjalankan dan mengaturnya.
Saya dulu ketika masih mahasiswa pernah dapat wejangan dari mas Rahmad, senior saya. Bahwa dalam hidup ini ada 4 kuadran pembagian kegiatan manusia. Seberapa bermakna hidup seseorang ditentukan oleh bagaimana manusia menerapkan ke-4 kuadran tersebut dalam dia menjalani hidup ini. Bahkan sampai saat ini ketika umur saya sudah hampir 40 tahun, saya masih belum bisa juga menerapkan kaidah 4 kuadran ini dengan benar. Padahal ketika dapat wejangan itu umur saya masih sekitar 20 tahunan. Gila, 20 tahun ndak paham juga.
Seseorang yang sekarang pilih A, kemudian besok lebih memilih B, apa itu salah ? hehe.. ya belum tentu. Apa dulu yang melatarbelakangi ? Kalau dia berubah karena latar belakang sebelumnya A adalah salah kemudian dia baru mengetahui sekarang dan dapati bahwa B adalah yang benar, maka tentu kepindahan ini adalah pilihan yang terbaik. Bahkan wajib pindah dari A ke B. Meskipun berat konsekuensinya.
Pernahkah anda ketika sedang bekerja untuk menyelesaikan sebuah karya kemudian terngiang di pikiran anda untuk mengerjakan yang lainnya ? Ya sering jawabannya. Ini namanya distraction. Sebuah kondisi hal lain yang membuat pekerjaan utama teralihkan.
Ada banyak cara untuk memiliki banyak uang. Cara yang paling umum adalah dengan menjadi seorang pengusaha. Namun tahukah anda, ternyata menjadi pengusaha bukanlah satu-satunya cara untuk bisa kaya raya.
Dalam hal ini, saya termasuk orang kolot. Saya ini lumayan bisa mengoperasikan joomla (salah satu platform software untuk membuat website). Cuman saya ndak bisa ngoding. Untung saya memiliki istri seorang programmer. Jadi ketika saya dihadapkan pada problem coding, saya tinggal memanggil istri saya yang selalu setia untuk membantu. Mudah.