Kesalahan yang kerapkali terjadi pada bisnis pebisnis awal adalah dengan menjadikan contoh ini terlalu banyak. Dia mengambil referensi sangat banyak. Kemudian dia ramu jadi satu formula, maka jadilah formula gado-gado. Seakan dengan memadukan sekian banyak ilmu dari berbagai sumber bisa membuat bisnisnya nanti adalah bisnis yang akan paling sukses, paling cepat keberhasilannya, dan paling perfect metodenya.

Saya pernah mencoba seperti itu dan banyak gagalnya. Seakan bisnis menjadi tanpa identitas. Yang terbaik adalah dengan cukup mencontoh satu saja bisnis di bidangmu yang telah sukses besar.

Semisal bisnis di bidang toko online, maka amati yang menurutmu memiliki karakter yang paling logis untuk ditiru. Contohnya tokopedia misalnya. Lalu pelajari secara mendalam karakter tokopedia. Ternyata tokopedia salah satunya adalah dengan mengandalkan investasi yang sangat besar. Sementara anda merasa sulit mendapatkan investasi sebesar itu. Maka ya cari model bisnis lain yang anda bisa menirunya, cari contoh lain sebagai acuan. Intinya yang detil memandang contoh jangan hanya dari sisi kesuksesannya saja, tapi juga dari sisi variabel pembentuk kesuksesannya.

Setelah anda mendapatkan contoh bisnis yang bisa anda jadikan "idola" dan menurut anda paling sempurna untuk ditiru tersebut, maka lakukan metode bisnis ATM, Amati Tiru dan Modifikasi. Modifikasi pada hal yang menurut anda menjadi kelemahan bisnis model yang anda contoh tadi. Jika anda bingung dimana letak kelemahannya, saatnya anda berkonsultasi pada yang lebih ahli.

Setelah anda tahu kelemahannya, lalu rumuskan bagaimana metode yang benar. Presentasikan metode/ plann bisnis yang anda susun tadi ke hadapan seorang ahli yang siap mendukung anda. Sekali lagi ke orang ahli yang siap mendukung bisnis anda ini nantinya. Jangan yang tidak ahli atau jangan yang tidak mendukung. Nanti bukannya dikasih solusi malah disuruh berhenti dari bisnis anda. Bikin anda mangkel atau setidaknya bikin anda males melanjutkan.

Lalu rumusan presentasi yang telah setujui (setelah diedit tentunya) bikin menjadi sebuah kerangka kerja SOP yang akan anda jadikan rujukan setiap kali melangkah. Akan sangat bagus ketika dalam menjalankan proses bisnisnya anda didampingi oleh pendamping ahli.


Jadi yang menjadi core percontohan adalah satu bisnis saja. Jangan banyak-banyak. Baru ketika di satu bisnis tersebut terdapat kelemahan, tambal dengan yang lebih baik dari bisnis yang dimiliki orang lain.

Metode ATM ini sudah umum di dunia bisnis. Seperti facebook yang dulu sudah ada friendster, kemudian google yang dulu sudah ada yahoo, dan banyak contoh yang lain. Tinggal anda bisa apa ndak mengimplementasikannya di bisnis anda.