Seringkali kita berpikir bahwa ketika mau membuat tulisan, kita berpikir : "Ah tidak perlu menulis. Di luar sana lho banyak yang lebih bagus yang sudah jalan. Mana ada yang mau membaca tulisanku ?"
Ketahuilah bahwa sesungguhnya pikiran seperti itu adalah pikiran yang salah besar. Itu adalah merupakan godaan setan agar kita tidak jadi menulis dan tidak jadi memiliki andil dalam menginspirasi orang. Saya sendiri sering mengalaminya. Sampai suatu ketika Allah kasih saya jawaban dan bisa menjawab klaim otak yang seperti itu.
Jangan salah sangka, ketika ada nasehat untuk ingat akherat maknanya tidak berarti meninggalkan dunia. Tetapi perbaikilah duniamu. Bukan tinggalkan. Salah klo dunia ditinggalkan karena berarti menyalahi perintah yang lain klo dunia ditinggalkan.
Yang benar perbaikilah. Misal ....
Apa yang membuatmu stress ?
Jawab : Salah satu faktor utamanya yakni kamu berlaku seolah-olah seperti apa yang kamu impikan. Padahal kamu sedang berada di dunia realita saat ini. Akibatnya kamu stress. Karena antara yang kamu lakukan tidak match dengan realita.
Salah satu tips sukses berjualan lewat sosmed adalah : engagement.
Apa maksudnya ?
Engagement secara sederhana berarti komunikasi dua arah, yang menurut pakar komunikasi Wilbur Schramm (pada 1954) adalah komunikasi interaksional. (academy.getcraft.com)
Ketika wabah Corona melanda negeri kita dan negara-negara di dunia seperti yang terjadi saat ini kita harus memiliki rencana untuk bisa tetap survive. Karena kita tidak tahu sampai kapan wabah ini akan berlangsung. Bisa cepat bisa juga lama menghilangnya. Sementara vaksin atau obat masih belum begitu jelas sampai kini.
Hidup tanpa uang karena PHK dan di saat wabah korona menyerang negeri kita dan seluruh dunia begini kita harus tetap optimis untuk bisa survive. Tak boleh putus asa.
Jelek-jeleknya kita harus memiliki strategi khusus bagaimana jika sampai hidup tanpa uang. Na'udzubillahimindzalik.
Ya benar kurasa dunia sudah waktunya untuk dikembalikan ke fungsinya. Segala sesuatunya terasa lebih rumit jika terjebak pada selera normatif yang kita bahkan tidak tahu manfaatnya apa kecuali hanya sekedar mengejar gengsi dan status sosial.
Hanya perkara sebuah tas cangklong yang dijinjing sebagai pelengkap untuk menghadiri undangan pesta perkawinan, menjadikan hati terbolak-balik saat hadir. Perasaan malu terlalu besar ketika melihat teman-teman yang lain pada menjinjing tas bermerek sementara anda tidak.
Orang menyampaikan sesuatu, pada dasarnya dia menginginkan perhatian dan empati. Berikan itu!
Seringnya kita salah memahami. Ego telah mengalahkan perasaan kita. Ini berbahaya. Betapa banyak kejadian percekcokan karena kesalahpahaman yang diakibatkan oleh salah memahami keinginan orang. Betapa banyak akhirnya putus hubungan juga karena kesalahpahaman.
Seiring dengan perkembangan zaman, tujuan seseorang bersekolah telah berubah. Pada jaman dahulu saat baru lepas dari Orde Lama ke Orde Baru, orang ketika ditanya sekolah buat apa ? Jawabnya adalah sekolah agar pintar, agar tidak dibodohi orang.
Tapi sekarang ketika orang ditanya sekolah buat apa ? Jawab : buat nyari kerja.
Makanya orang jaman sekarang berpikirnya cenderung pragmatis. Yang penting bisa dapat ijazah dengan nilai bagus, IP 3 koma, sudah selesai. Baginya sudah cukup. Untuk kemudian bisa digunakan melamar kerja.