tips sederhana sukses berbisnis makanan

 
Ada sebuah warung makan di Jogja yang cukup terkenal walaupun tempatnya susah dijangkau. Mengapa susah dijangkau? Ya karena tempatnya yang menyempit di dalam gang gang sempit. Sehingga bagi orang yang masih pertama kali mencoba tentu butuh effort yang lebih besar untuk menjangkaunya karena tempatnya yang tidak familiar. Namun demikian warung tersebut sangat laris. Tentu saja karena rasanya yang khas.
 
Beberapa hari yang lalu saya bertemu dengan seorang pengusaha bisnis makanan. Usahanya sudah cukup besar di mana sudah mempekerjakan hampir sekitar 200 pegawai. Usahanya tersebut memproduksi Bahan baku untuk pembuatan kebab seperti kulit kebab dan sebagainya. Beliau mengatakan cukup beruntung hanya kurang dari 5 tahun telah berhasil membuat perusahaannya cukup besar dari yang awalnya hanya usaha sampingan.
 
Beliau mengatakan bahwa salah satu kunci keberhasilannya adalah di marketing. Di mana beliau secara tak sengaja bertemu dengan salah seorang Master SEO pada saat itu. Dimana kerjasama penjualan tanpa harus membayar lebih dulu namun dibayar sesudah barang laku dengan sistem bagi hasil. Ternyata dengan strategi tersebut penjualannya sangat pesat. Dan akhirnya jadilah besar seperti sekarang.
 
Namun sehebat-hebatnya strategi penjualan jika tidak diiringi dengan kualitas produk tentu tidaklah akan bertahan lama. Beliau memberikan trik bahwa salah satu kunci kualitas produk adalah harga yang murah dan rasa yang enak. Karena bagaimanapun bisnis supplier bahan kebab merupakan bisnis yang berorientasi pada servis terhadap para penjual kebab. Di mana para penjual kebab tersebut menginginkan Margin yang sebesar-besarnya untuk keuntungan dia. Oleh karena itu diperlukan harga bahan baku yang semurah mungkin. Namun demikian tetap rasa harus enak.
 
Untuk mendapatkan rasa yang enak diperlukan riset. Beliau memberikan tips sederhana untuk mendapatkan rasa yang enak. Tips ini saya rasa merupakan rahasia yang sangat besar yang bisa dicontoh para pedagang atau penjual kuliner lain.
 
Tips tersebut adalah dengan cara melakukan riset terhadap anak kecil. Karena anak kecil tidaklah bisa berbohong. Jika sebuah makanan diberikan kepada anak kecil kemudian dia lahap artinya dia suka dan makanan tersebut bisa di launching dan dijual dan Insyaallah akan Laku keras. Namun jika anak kecil tidak mau hampir bisa dipastikan makanan tersebut tidak akan laku.
 
Cobalah untuk setidaknya mengumpulkan 50 orang anak kecil kemudian berikan produk Anda kepada mereka. Mintalah mereka untuk makan dan merasakan dan lihatlah Apakah mereka lahap memakannya atau tidak. Jika 90% dari mereka atau setidaknya 45 anak lahap dalam memakannya Maka insya Allah produk Anda akan laku terjual nantinya. Namun jika kurang dari itu sebaiknya anda melakukan kegiatan riset lagi untuk mendapatkan rasa yang lebih baik kemudian silakan dicoba kan lagi sebagaimana cara tersebut.
 
Demikianlah salah satu tips bagaimana berbisnis kuliner. Alhamdulillah dengan tips sederhana ini bisa membuat usaha beliau bertahan bahkan berkembang walaupun banyak bermunculan usaha-usaha lain sejenis. Bahkan sampai menolak nolak karena banyaknya permintaan sementara stok tidak banyak.
 
Alhamdulillah dengan cara tersebut bisnis beliau lumayan berkembang dan saat ini sudah sedang dalam rencana untuk menjadi perusahaan nasional. Dimana untuk menjadi perusahaan nasional syaratnya adalah setidaknya memiliki omset 8 miliar sebulan.