Pentingnya Skala Prioritas

Skala Prioritas Kebutuhan adalah daftar kebutuhan seseorang mulai dari yang terpenting hingga yang dapat ditunda dalam pemenuhannya. Skala prioritas kebutuhan dapat diterapkan untuk mengelola keuangan dan juga hal penting lainnya. Berikut adalah contoh penerapan skala prioritas kebutuhan dari sisi finansial. Anda sedang jalan-jalan ke mall bersama keluarga dengan tujuan utama membeli keperluan sehari-hari. Namun, saat sedang berbelanja, Anda melihat potongan harga baju bermerek di mall tersebut. Jika tidak mengindahkan prioritas, maka Anda bisa saja membeli baju tersebut yang nantinya akan membuat rencana keuangan yang ditetapkan di awal menjadi berubah.

 

Contoh lainnya adalah Anda ingin pergi ke acara yang dirayakan di kediaman rekan Anda, namun saat perjalanan, ban kendaraan Anda sobek sehingga membutuhkan waktu dan juga dana lebih untuk memperbaikinya. Jika Anda mengindahkan prioritas, kemungkinan Anda akan memperbaiki kendaraan Anda terlebih dahulu untuk menghindari kejadian yang tidak diinginkan dan melanjutkan ke acara rekan Anda (jika acara masih berlangsung). Jika acara sudah selesai, Anda dapat pulang ke rumah dan akan menghemat bensin Anda dan dapat menggunakan dana tersebut untuk kebutuhan lainnya.

 

Manfaat Skala Prioritas Kebutuhan
 

Berbicara tentang skala prioritas, berikut manfaat skala prioritas kebutuhan yang bisa Anda dapatkan.

 

Kebutuhan Utama Terpenuhi
 

Manfaat utama penerapan skala prioritas kebutuhan adalah terpenuhinya kebutuhan pokok. Hal ini terjadi karena Anda menyadari dan memahami kebutuhan utama yang harus diutamakan daripada membeli barang yang bukan prioritas. Meskipun Anda memiliki penghasilan yang cukup besar, namun jika tidak memiliki prioritas kebutuhan maka penghasilan yang Anda miliki akan terasa kurang.

 

Keuangan Lebih Terkendali
 

Dengan membeli kebutuhan berdasarkan prioritas, keuangan Anda juga bisa lebih terkendali. Anda bisa hidup lebih hemat dan bisa menyisihkan sisa uang untuk dana darurat atau kegiatan produktif lainnya.

 

Perencanaan Keuangan Berjalan Dengan Baik
 

Selain dapat memenuhi kebutuhan utama dan hidup lebih hemat, manfaat selanjutnya yang bisa diperoleh adalah rencana keuangan akan berjalan sebagaimana mestinya sesuai dengan jumlah yang telah disisihkan sebelumnya. Jika Anda menerapkan skala prioritas kebutuhan, Anda akan lebih bijak dalam menggunakan uang sesuai dengan prioritas yang telah ditetapkan.

 

Membantu Mengukur Kemajuan dalam Mencapai Tujuan
 

Manfaat yang terakhir adalah Anda dapat mengetahui hal atau kebutuhan apa saja yang belum terpenuhi dan memantau perkembangan tujuan keuangan yang telah direncanakan.

 

Cara Menetapkan Skala Prioritas
 

Berikut beberapa langkah menyusun skala prioritas yang bisa rekan-rekan LGR lakukan.

 

Susun berdasarkan Tingkat Urgensi
 

Urgensi sendiri merupakan sesuatu yang sangat penting dan harus diselesaikan secepatnya. Oleh karena itu, untuk menyusun skala prioritas, pastikan untuk membuat daftar kebutuhan sesuai dengan tingkat kepentingannya.

 

Susun Sesuai Peluang

 

Langkah selanjutnya adalah menyusun kebutuhan sesuai dengan peluang yang ada. Misalnya, Anda dihadapkan pada situasi di mana peluang langka atau Anda merasa sulit untuk kembali, maka kemungkinan Anda dapat memprioritaskan ini terlebih dahulu, asalkan sebagian besar kebutuhan penting lainnya telah terpenuhi.

 

Mengembangkan Kebutuhan Yang Sesuai Dengan Kemampuan
 

Selanjutnya adalah mengatur kebutuhan sesuai dengan kemampuan diri. Hal ini harus disesuaikan dengan pendapatan, usaha, keahlian dan kemampuan lainnya. Misalnya, jika Anda berpenghasilan rendah, maka untuk memenuhi kebutuhan yang ada, Anda bisa mencari cara untuk menabung dan juga membeli kebutuhan sesuai dengan penghasilan Anda.

 

Pikirkan Semua Pertimbangan
 

Dalam menyusun kebutuhan, Anda juga harus memperhatikan dan mempertimbangkan hal-hal yang berkaitan dengan perencanaan. Dengan mempertimbangkan banyak hal, maka Anda bisa terhindar dari tindakan impulsif yang bisa merusak siklus keuangan.

 

Atur Kebutuhan untuk Masa Depan
 

Pengaturan kebutuhan juga berlaku tidak hanya untuk saat ini tetapi juga untuk masa yang akan datang. Anda dapat membuat skala prioritas yang berdampak pada kehidupan Anda di masa depan.