Melawan Kemalasan

Sebagian besar dari kita malas, setidaknya beberapa kali. Itu wajar saja. Menjadi malas berarti Anda ingin mengeluarkan upaya sesedikit mungkin dan siapa yang waras ingin menghabiskan waktu atau energi ekstra di tempat yang tidak diperlukan?

 

Tentu saja, menjadi malas juga bermasalah. Jika Anda merasa malas dan tidak termotivasi, Anda tidak akan mengambil tindakan proaktif untuk mencapai tujuan Anda, dan Anda mungkin kesulitan baik dalam kehidupan pribadi maupun profesional.

 

Ingin tahu bagaimana cara berhenti menjadi malas?

 

Nah, ada beberapa strategi yang bisa membantu Anda mengalahkan sisi gelap pikiran Anda ini. Jika Anda ingin mengatasi kemalasan, itu akan membutuhkan upaya yang terkonsentrasi di pihak Anda. Tapi jangan khawatir setelah beberapa taktik ini diterapkan, Anda akan merasa jauh lebih mudah untuk mempertahankan momentum Anda.

 

Cara mengatasi rasa malas
 

“Bagaimana saya bisa menghentikan kemalasan?” Jawabannya mungkin tidak sekering dan sekering yang Anda harapkan. Sementara beberapa orang mungkin lebih cenderung malas daripada yang lain, bahkan orang yang sangat produktif terkadang merasa kesulitan untuk menyelesaikan sesuatu.

 

Berikut adalah beberapa tip untuk membantu Anda menghilangkan kemalasan dan memahami produktivitas Anda.

 

1. Buat tujuan Anda dapat dikelola
 

Menetapkan tujuan yang tidak realistis dan mengambil terlalu banyak dapat menyebabkan kelelahan . Meskipun bukan diagnosis klinis yang sebenarnya, gejala kelelahan dikenali oleh para profesional medis. Kejenuhan kerja dapat menyebabkan kelelahan , kehilangan minat dan motivasi, dan keinginan untuk melarikan diri.

 

Hindari kelebihan beban dengan menetapkan tujuan yang lebih kecil dan dapat dicapai yang akan membawa Anda ke tempat yang Anda inginkan tanpa membuat Anda kewalahan.

 

2. Buat rencana tindakan
 

Merencanakan bagaimana Anda akan menyelesaikan sesuatu dapat membuatnya lebih mudah untuk sampai ke sana. Bersikaplah realistis tentang berapa banyak waktu, upaya, dan faktor lain yang diperlukan untuk mencapai tujuan Anda dan membuat rencana tindakan. Memiliki rencana akan memberikan arahan dan kepercayaan diri yang dapat membantu bahkan jika Anda menghadapi rintangan di sepanjang jalan.

 

3. Hindari gangguan
 

Kita semua memiliki gangguan favorit yang kita gunakan ketika kita sedang tidak ingin melakukan tugas apakah itu menelusuri media sosial atau bermain dengan hewan peliharaan.

 

Temukan cara untuk membuat gangguan Anda kurang dapat diakses. Ini bisa berarti menemukan tempat yang tenang untuk bekerja, seperti perpustakaan atau ruangan kosong, atau menggunakan aplikasi untuk memblokir situs yang Anda gulir tanpa berpikir saat Anda sedang mengerjakan tugas.

 

4. Minta bantuan

 
Banyak orang percaya bahwa meminta bantuan adalah tanda kelemahan. Tetapi tidak meminta bantuan bisa membuat Anda gagal. Di tahun 2018 para ilmuan menemukan bahwa orang yang tidak meminta bantuan rekan kerja cenderung tidak puas dengan pekerjaan mereka dan memiliki tingkat kinerja pekerjaan yang lebih rendah. Mereka juga dianggap kurang disukai oleh majikan mereka.

 

Meminta bantuan meningkatkan peluang Anda untuk sukses dan membantu Anda terhubung dengan orang lain yang dapat mendorong dan memotivasi Anda.

 

5. Jadikan tugas yang membosankan menjadi menyenangkan
 

Kita cenderung menghindari pekerjaan yang menurut kita membosankan atau membosankan. Pekerjaan seperti membersihkan selokan atau kamar mandi tidak akan pernah menyenangkan, tetapi Anda bisa membuatnya lebih menyenangkan. Coba dengarkan musik atau podcast, atau pasang pelacak kebugaran untuk melihat berapa banyak kalori yang Anda bakar atau langkah yang Anda dapatkan saat melakukan tugas ini.