Memotivasi Karyawan

Perubahan di tempat kerja cenderung menimbulkan ketidakpastian, stres dan kecemasan pada karyawan yang terpengaruh serta para pemimpin yang menerapkan perubahan. Sayangnya, hal ini mau tidak mau berdampak pada motivasi dan kinerja karyawan. Keterlibatan karyawan dan kesuksesan di tempat kerja lebih mungkin terjadi jika Anda memotivasi tim Anda.

 

Motivasi adalah bagian intrinsik (mengubah diri sendiri dari dalam) sebagai lawan dari bagian ekstrinsik (penghargaan eksternal) dari pembangunan tim dan tantangan bagi sebagian besar setiap pemimpin tim. Sayangnya, beberapa manajer menggunakan taktik lama seperti otoritas dan ketakutan atau mereka memanfaatkan niat baik yang masih harus dibayar dari karyawan untuk mencapai hasil. Jika Anda melakukan ini, berhati-hatilah. Ini hanya berfungsi untuk waktu yang terbatas dan pada akhirnya dapat merusak kredibilitas Anda sebagai pemimpin tim. Menurut pendapat saya, gaya kepemimpinan dengan orientasi yang berfokus pada karyawan adalah salah satu kunci utama untuk memotivasi tim Anda. Melalui pengalaman pribadi dalam memimpin tim, ada 5 langkah kunci yang dapat membantu Anda menjadi pemimpin tim yang fenomenal yang membantu karyawan Anda merasa termotivasi dan terinspirasi.

 

Berikut ini adalah daftar 5 langkah kunci yang dapat membantu Anda memotivasi dan menginspirasi tim Anda:

 

1. Penetapan Sasaran yang Jelas Penetapan
 

Sasaran terkait dengan kinerja tugas dan merupakan sumber utama motivasi intrinsik – yaitu motivasi yang didorong oleh minat pada tugas. Menetapkan tujuan yang spesifik dan jelas menghasilkan keluaran yang lebih besar dan kinerja tim yang lebih baik. Kuncinya adalah menetapkan tujuan yang jelas dan terukur dengan tenggat waktu penyelesaian. Langkah ini dapat membantu menghindari kesalahpahaman.

 

2. Memberdayakan Orang
 

Keterbukaan dan keterlibatan langsung anggota tim dalam pengambilan keputusan adalah langkah penting lainnya. Berikan dukungan dan fasilitasi diskusi untuk membantu tim memecahkan masalah. Latih dan dorong mereka dalam memecahkan masalah tersebut alih-alih membawanya kepada Anda untuk dipecahkan. Saat kepercayaan diri, komitmen, dan kompetensi mereka meningkat, delegasikan lebih banyak tugas kepada tim dan biarkan anggota tim membuat keputusan dan menemukan solusi untuk masalah tersebut.

 

3. Memberikan Dukungan
 

Perubahan biasanya menyiratkan bahwa tim harus mempelajari keterampilan baru untuk memahami dan menafsirkan metode kerja baru. Pemimpin tim harus memberikan kesempatan kepada tim dan anggota tim individu untuk mengembangkan dan mencoba pendekatan baru. Pastikan Anda telah memberikan tingkat pengembangan dan pelatihan yang sesuai dan menyediakan waktu yang cukup bagi tim dan anggotanya untuk mengonfirmasi keterampilan yang baru mereka pelajari.

 

4. Mengkomunikasikan Visi
 

Mendefinisikan, mengembangkan, dan mengkomunikasikan visi relatif mudah. Menginspirasi orang lain untuk mengikuti adalah tantangan nyata. Untuk menginspirasi tim Anda, Anda perlu mengomunikasikan visi sederhana yang jelas dan relevan tentang jalan ke depan. Ini bukan tugas yang mudah. Anda meminta mereka untuk mengikuti visi Anda hingga mencapai hasil akhir dan beberapa mungkin tidak setuju. Jangan memaksa mereka untuk menyesuaikan diri tetapi cobalah untuk menunjukkan kepada mereka bahwa jalan itu adalah jalan yang benar. INGAT, lebih baik melakukan penyesuaian jalan daripada terus menuruni jalan yang tidak akan membawa Anda ke tujuan akhir yang diinginkan. Bertanggung jawab atas tindakan Anda. Ini akan menjadi kesempatan belajar bagi tim Anda untuk mendengar Anda mengatakan bahwa Anda melakukan kesalahan daripada memaksa tim untuk mencapai tujuan yang buruk. Sekali lagi, Anda juga harus kredibel, dipercaya, dan dapat dipercaya.

 

5. Tunjukkan Apresiasi dan Nilai

 
Anda harus menginvestasikan waktu dan energi untuk tim Anda. Setiap anggota tim Anda perlu merasa bahwa mereka dihormati, dihargai, dan dihargai. Mereka perlu tahu bahwa Anda memiliki minat dan komitmen pribadi terhadap mereka. Mengenali masukan, komitmen, dan upaya mereka menunjukkan bahwa mereka dihargai dan pekerjaan yang mereka lakukan benar-benar penting.

  

Selain menunjukkan penghargaan dan nilai, tunjukkan rasa hormat dan kekaguman kepada karyawan Anda atas pekerjaan mereka. Sementara orang ingin tahu bahwa mereka dihormati, Anda harus menetapkan aturan dasar tentang bagaimana rasa hormat diperoleh.

 

Sayangnya, terlalu banyak orang yang menginginkan pengakuan karena mereka melupakan nilai untuk mendapatkan rasa hormat. Sebagai pemimpin tim, Anda mungkin perlu melatih karyawan Anda tentang pentingnya rasa hormat dengan memimpin mereka tentang cara mendapatkannya. Ketika mereka melihat dampak yang lebih besar yang diberikan oleh rasa hormat, mereka akan terinspirasi oleh teladan Anda.

 

Jadi , teruslah memotivasi dan menginspirasi tim Anda!

 

Jika Anda ingin menerapkan beberapa saran – lakukan perlahan. Ambil satu atau dua saran dan cobalah. Berikan waktu bagi karyawan untuk merespons karena perubahan tidak akan muncul dalam semalam. Jika Anda khawatir tentang cara menerapkan salah satu saran, hubungi kami di Invista Performance Solutions. Kami akan senang untuk membantu Anda dalam menerapkan saran ini.